Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

TIM KESEHATAN DARI KEMENKES BERI PEMBEKALAN KATARAK

Malang,Sinar Pos
Bertempat di ruang data Makorem 083/Bdj Jln Bromo No 17 kota Malang telah di gelar acara Bhakti TNI pembekalan kapada para Babinsa Tentang program operasi  Katarak.
Danrem 083/Bdj yang diwakili Kasrem 083/Bdj Letkol Inf Sugiyatmono dalam acara tersebut mengatakan, “Pembekalan Bhakti Sosial Kesehatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Korem 083/Bdj. Selain itu, juga meningkatkan sinergitas antara Korem 083/Bdj dengan instansi pemerintah dan swasta dalam rangka memantapkan dan mengintegrasikan tekad pengabdian bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, terutama di wilayah Korem 083/Bdj”, tandasnya.
Kegiatan pembekalan Bhakti Sosial seperti ini merupakan bagian dari Program Binter TNI AD, khususnya dalam membantu tugas pemerintahan di daerah, untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Hal ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial TNI AD.
Dalam kegiatan ini diikuti dari Kodim 0818 Kab. Malang, 0819 Pasuruan, 0820 Probolinggo dan Kodim 0833 kota Malang masing-masing Kodim mengirimkan  5 orang Babinsa dan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Malang 20 orang petugas PUSKESMAS, Dengan pemberi materi atau Narasumber Letkol Ckm dr NurhadiSp.M.Cc dari RST Soepraun kota Malang.
Letkol Ckm dr Nurhadi Sp.M.Cc dari RST Soepraun kota Malang menjelaskan Katarak adalah keadaan dimana terjadi kekeruhan pada serabut atau bahan lensa di dalam kapsul lensa. Katarak adalah suatu keadaan patologik lensa dimana lensa menjadi keruh akibat hidrasi cairan lensa, atau denaturasi protein lensa. Kekeruhan ini terjadi akibat gangguan metabolisme normal lensa yang dapat timbul pada berbagai usia tertentu. Katarak dapat terjadi pada saat perkembangan serat lensa masih berlangsung atau sesudah serat lensa berhenti dalam perkembangannya dan telah memulai proses degenerasi.
Lebih lanjut, Tanda dan Gejala Katarak, Katarak biasanya tumbuh secara perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal kondisi ini hanya akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata anda dan mungkin saja tidak akan mempengaruhi pandangan anda. Saat katarak tumbuh lebih besar maka noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Pada akhirnya pandangan mata anda akan kabur dan mengalami distorsi.

Tanda dan gejala katarak antara lain: Pandangan mata yang kabur, suram atau seperti ada bayangan awan atau asap, Sulit melihat pada malam hari, Sensitif pada cahaya, Terdapat lingkaran cahaya saat memandang sinar, Membutuhkan cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktifitas, Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karena ketidaknyamanan tersebut, Warna memudar atau cenderung menguning saat melihat dan Pandangan ganda jika melihat dengan satu mata
Tahukah bahwa mata adalah organ kedua yang paling kompleks setelah otak, Mungkin fakta ini adalah yang paling pantas untuk menyatakan betapa pentingnya peran mata sebagai alat indera penglihatan.
Tujuan diadakannya sosialisasi ini adalah memberikan pengetahuan praktis tentang kesehatan mata, terutama katarak kepada tenaga kesehatan di puskesmas dan Babinsa diharapkan mampu melakukan screening awal katarak di Puskesmas masing-masing dan masyarakat binaan babinsa di wilayah masing-masing. Sosialisasi ini juga diadakan dalam rangka mendukung terlaksananya operasi katarak.
Hadir dalam kegiatan ini, Kolonel Ckm Dr. Sebastian (Karumkit RST), Kasrem 083/Bdj, Letkol Ckm Dr. Krisna (Denkesyah Malang), Letkol ckm Dr.Nurhadhi.S (Kadepmata RST), Myr ckm Tlombot (Puskesad), DIR P2PM Ibu dr Lely Spesialis THT (Kemenkes), Bapak Sukron (Staf Kemenkes), Ibu Pur (Staf Kemenkes), Perwakilan (Persatuan dokter mata Malang), Perwakilan Dinkes kota Malang, Perwakilan Dinkes Kabupaten Malang, Perwakilan Babinsa Kodim 0820,0819, 0818 dan 0833, Perwakilan dinas kesehatan kota Malang.(ilham)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *