Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Musda III ASPPI Jatim, Tingkatkan Profesionalisme Anggotanya

SURABAYA, SINAR POS – Musyawarah Daerah (Musda) III Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI)  Jatim mengagendakan pemilihan ketua dan pengurus baru masa bakti periode 2017-2021 di Hotel Aria Centra, Surabaya, Jum’at (10/11).

Safor, Ketua  DPD Jatim,  mengatakan, musda kali ini dihadiri sebanyak 98 orang dari yang terdaftar 137 orang di Jatim , dengan mengusung tema meningkatkan profesionalisme menuju era digital tourism. Sepanjang tahun 2013-2017 program yang diselenggarakan ASPPI Jatim bertaraf nasional maupun internasional. Kami telah melakukan Suramadu Adventure Trip II dan dirasakan betul oleh masyarakat Madura dan sales mission ke Bangkok, Pataya, ujarnya.

Safor  menambahkan, kerja keras yang dilakukan selama 4 tahun ini, berdampak positif terhadap jumlah anggota ASPPI Jatim. Semula hanya 48 anggota, kini melonjak tajam menjadi 150 anggota. Kami telah membentuk DPC ASPPI Malang Raya dan eksis, akan menyusul 4 DPC lagi.  Yang baru DPC Bojonegoro , Banyuwangi dan Besuki. Ini mengingat Jatim membawahi 38 kabupaten/kota di Jatim . Sekarang berkutat Bromo, namun  Pacitan memiliki obyek wisata luar biasa. Rencananya, tahun 2018 mengadakan acara di Pacitan, tergantung pengurus selanjutnya.tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum ASPPI , Djohari Somad mengatakan, deklarasi ASPPI telah dilakukan sejak 10 tahun lalu dan kini anggota mencapai 1.500 di seluruh Indonesia. Kini, telah mendaftar lagi anggota baru sebanyak 750 orang dan masih diproses dan diseleksi tim DPD masing-masing. Kami teliti apakah anggota baru itu memiliki sertifikat, track-record dan kontribusi bagi ASPPI nantinya. Nah, setelah semuanya dinyatakan lolos , mereka baru dapat diterima dan bergabung dengan kami di sini, ujar Djohari.

ASPPI mengutamakan dan mengedepankan persaudaraan, bukan berorientasi pada bisnis. Organisasi ini bukan ajang bersaing dan ‘gondok-gondakan’ (memendam rasa tidak suka). “Kita semua adalah saudara, ada bisnis maupun tidak,”.Jangan sampai pelaku pariwisata menjadi penonton di negeri sendiri. ASPPI tidak mempedulikan bantuan pemerintah. Pejuang pariwisata tetap bergerak.  Teman- teman di Belitung pada 9 Nopember sewa pesawat ke Kuala Lumpur sendiri atas nama ASPPI senilai Rp 600 juta. Mereka mendatangkan turis dari Malaysia ke Indonesia,” ungkap Djohari.

Sementara,  Agus Hambali dari Dinas Pariwisata Jatim, pihaknya ingin dengan Musda kali ini ASPII makin guyub dan rukun. “Jangan ada gesekan dan mampu menjadikan Jatim makin maju pariwisatanya. Tingkatkan rasa persaudaran di antara anggota ASPII,” tuturnya. (Nwi)
 

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *