Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

IAIB LUNCURKAN KARTU ELEKTRONIK

SURABAYA, SINAR POS 

Ikatan Auditor Intern Bank ( IAIB) meluncurkan kartu anggota yang bisa dipergunakan untuk transaksi elektronik, mulai dari membayar tol, berbelanja di Alfa Mart dan  lainnya di  Hotel Bumi Surabaya, Kamis (9/11) dan Jum’at (10/11).

Ketua Umum IAIB Tri Wintarto mengatakan, selama ini belum mempunyai kartu anggota dan memilih kartu anggota yang bisa berfungi sebagai e-money. Kami pilih kartu anggota yang sesuai keinginan pemerintah atau  regulator yang berbasis cashless. Pemilihan kartu dilakukan tranparans  dan  menjadi contoh, berintegritas, sesuai aturan yang berlaku, dan menggunakan teknologi digital banking, ujarnya.

Berdiri sejak  2009 lalu, kini IAIB sudah beranggotakan 1965 di seluruh tanah air. dari seluruh unsur bank syariah, bank nasional, bank asing, kecuali  BPR  yang belum tergabung  saat ini. BPR dikaji level bank dan peraturannya berbeda. Ke depan, akan kami  akomodir agar tidak tertinggal jauh. Tahun depan, masih dalam pengkajian dipercepat, digabung IAIB atau terafiliasi sendiri. Tujuan kami akan merangkul semuanya, termasuk BPR. kata  Tri Wintarto.

Konferensi nasional IAIB kali ini , juga mengagendakan pemilihan Pengurus  baru dan menggelar deklarasi pengurus periode 2017-2020. Juga mengundang yang lain bergabung dengan IAIB dan meningkatkan kompetensi, wawasan dan kontribusi  lebih banyak lagi di bank masing-masing, tuturnya.

Selama ini, susunan pengurus IAIB yang paling tinggi adalah dewan pengawas, ketua umum, sekjend dan pengurus bidang bidang lain. “Kita komunikasi dengan OJK dan mengawal bank di bidang audit. Lebih luas lagi, masyarakat bisa memberikan masukan. Kami berusaha menjadi contoh penegak aturan,” ucapnya.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada sanksi terhadap anggota dari IAIB. “Kami berharap belum ada dan mudah-mudahan tidak ada. Kami selalu berusaha transparan  dan  disiplin,” katanya.

Uniknya lagi, IAIB adalah perkumpulan auditor intern bank yang tidak pernah memungut iuran anggota. Bagaimana organisasi  ini tetap jalan, dengan mengadakan training, konferensi, sertifikasi auditor. “Nah, pemasukan dari situ. Perlu dicatat, anggota kami tersebar di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Asosiasi Auditor Perbankan Indonesia dan Auditor Klub Perbanas berada di bawah naungan IAIB. Kami ingin menjadi garda terdepan mengawal perbankan Indonesia dan didukung efektivitas serta manajemen resiko yang baik Harapannya, industri keuangan sehat dan terpercaya di Indonesia.Kami ingin anggota menjadi auditor bank yang profesional dan berstandar kompetensi yang sesuai kebutuhan bank. ungkap Tri Wintarto.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Hidayat mengatakan, IAIB menjadi mitra yang sangat penting agar perbankan sehat dan bersih. “IAIB menjadi partner dari OJK dan auditor intern bank telah diakui sejak 22 tahun lalu,” juga berharap, fungsi auditor harus dijaga dan bisa berjalan dengan baik. Tuturnya.(Nwi)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *