Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

440 WISUDAWAN ITATS SIAP MEMBANGUN BANGSA

SURABAYA SINAR POS –  Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)   menggelar acara wisuda (S-1) dan magister (S-2) yang  diikuti oleh 440 wisudawan di Dyandra Covention Center Surabaya, Sabtu (4/11).

Rektor ITATS Syamsuri ST MT Phd mengatakan, ITATS adalah salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jawa-Timur, yang khusus berbasis teknologi. ITATS dituntut mampu menjadi tempat berprosesnya manusia agar memiliki kemampuan  adaptif dan luwes merespon setiap perubahan dengan menyadari pentingnya belajar sepanjang hayat, kritis, inovatif, kreatif dan tentu saja peka sosial.

ITATS  memiliki visi menjadi perguruan tinggi yang unggul, mandiri, dan bermartabat dan berwawasan nasional serta menghasilkan lulusan yang mampu menciptakan karya-karya inovasi berbasis riset di bidang sains, teknologi dan seni bertaraf internasionaldengan menjunjung tinggi keberlanjutan dan berwawasan lingkungan.

“ITATS terus meningkatkan kualitas kelulusan agar mampu bersaing di era globalisasi dengan terus meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana kebutuhan proses belajar-mengajar di empat fakultas dengan 14 jurusan program strata 1 (S-1) _dan 2 jurusan program magister (S-2),” ujar Rektor  Syamsuri.

Menurutnya, pihaknya berusaha meningkatkan kemampuan tenaga didik dengan mengirim dosen-dosen untuk tugas belajar dan berbagai pelatihan hingga ke luar negeri agar tetap eksis dan bersaingdi tingkat regional, nasional dan internasional dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

“ITATS merupakan perguruan tinggi terpercaya dan akuntabilitas bagi para stakeholder, terbukti beberaa kali ITATS mendapatkan penghargaan antara lain, tahun 2009-2017 mendapat penghargaan pergurutan tinggi unggulan dan tahun 2013 menjadi juara 1 lomba eco campus kota Surabaya,” katanya.

Rektor Syamsuri, menambahkan, dari 440 wisudawan itu terdiri dari  420 wisudawan program strata satu (S-1) dan 20 wisudawan magister (S-2).

Adapun wisudawan terbaik jenjang sarjana (S-1) diraih oleh Ade Riska Setya Nugraha, jurusan sistem informasi dengan IPK 3,85 predikat dengan pujian (8 semester) . Sedangkan wisudawan terbaik jenjang magister (S-2) diraih oleh Esti Widhiarni dan Jamilatul Fithriyah jurusan magister teknik industri dengan IPK 3,92 predikat dengan pujian (3 semester).

Menurut Esti Widhiarni, lulusan magister teknik industri dengan IPK 3,92 predikat dengan pujian ( 3 semester), itu memiliki tips belajar yang mudah saja.

“Saya mengikuti proses perkuliahan  dengan santi , namun serius.  Tugas dari dosen dikerjakan dengan tepat waktu. Tak ada alasan molor. Selama kuliah di ITATS sangat menyenangkan dan waktunya fleksibel. Kita planning kapan  bekerja , kuliah, dan  belajar. Kebetulan saya sudah bekerja  di  GTT di SMK Krian, Sidoarjo,” cetus Esti Widhiarni.

Tak berbeda halnya dengan Jamilatul Fithriyah,  jurusan magister teknik industri dengan IPK 3,92 predikat dengan pujian. Perempuan yang bekerja sebagai staf sekolah tinggi di Gresik itu, bangga kuliah di ITATS. ‘Enjoy dan santai dalam belajar aja. Semoga mutu ITATS lebih ditingkatkan dan berkualitas,” ungkap Jamilatul.

Adapun wisudawan terbaik jenjang sarjana (S-1) diraih oleh Ade Riska Setya Nugraha, jurusan sistem informasi dengan IPK 3,85 predikat dengan pujian (8 semester) itu, berniat akan melanjutkan ke jenjang strata magister (S-2). “Saya belajar dengan serius dan ingin melanjutkan ke S-2,” tukas Ade Riska.

Sie dokumentasi dan publikasi ITATS, Gatot Basuki Hari Murti SE MT , pihaknya dari seluruh civitas akademika ITATS mengucapkan selamat kepada para wisudawan , yang sekaligus alumni ITATS.

“Semoga di dalam perjuangan selanjutnya senantiasa mendapatkan bimbingan dan limpahan rahmat dari Tuhan Yang Maha Esa dalam mengabdi kepada bangsa dan negara melalui peran serta di segala bidang pembangunan,” kata Gatot Basuki Hari Murti SE MT.

Gatot Basuki, menambahkan, prestasi-prestasi lain yang tidak kalah membanggakan di antara para wisudawan ITATS. Juara kompetisi nasional tugas akhir Indonesia ke-14 tahun 2017 diraih Tio Bintang Riyanto, jurusan arsitektur. Lili Lorensia Mallu, wisudawan jurusan teknik sipil , pemenang lomba beton 2017 yang dsielengarakan UK Petra Surabaya.

Reza Fachruddin Zuhdi, dari jurusan teknik geologi , juara internasional Geomapping 2016 dan wisudawan jurusan teknik geologi, MIftahul Huda terpilih mengikuti ekspedisi NKRI 2016 di papua Barat, setelah menyisihkan 586 calon peserta . (Nwi)

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *