Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

OPTIMALISASI PERANAN BABINKANTIBMAS POLRES MALANG DALAM MENCEGAH, MENGAWAL DAN PENANGANAN DANA DESA

Malang,Sinar Pos

Polres Malang tidak berhenti di penanda tanganan MoU Kapolres Malang bersama Bupati Malang dalam melaksanakan pencegahan, pengawalan dan penanganan dana desa yang telah dilakukan di gedung DPRD Kab Malang pekan lalu,(23/10).hari ini sabtu,(4/11) Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah berikan materi ke Bhabinkamtibmas terkait pengawalan sasaran Dana Desa di Aula Agrowisata kebun teh Wonosari Singosari Lawang Kab Malang.

Asistensi kali ini di ikuti oleh 128 Bhabinkamtibmas dari jajaran Polres Malang.sedangkan pemateri dari kegiatan asistensi tersebut dilakukan oleh Kabid PMD beserta team dari Pemkab Kab Malang, Wakapolres Malang Kompol Deky Hermansyah dan juga kanid pidkor Iptu Sutiyo.

Untuk materi yang diberikan antara lain adalah :
a. Sasaran penggunaan dana desa,
b. Implementasi tehnis penganggaran pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa atas dana desa.
c. Konsep dan standar operasional prosedur babinkamtibmas dalam mengawal dana desa tepat sasaran. Landasan hukum materi tersebut yang disampaikan adalah UI NO 6 tahun 2014, Permendagri 113 dan 114 tahun 2014, Permendes no 22 tahun 2016 serta Perbup Kab Malang no 37 tahun 2017.

Demi suksesnya pelaksanaan tugas di lapangan dalam implementasi kerja sama tersebut,satuan kerja Polres Malang di bawah komando AKBP YADE SETYAWAN UJUNG, SIK, SH, MSI terus berbenah kompetensi kinerja terhadap sasaran dana desa. Hal tersebut sebagai wujud implementasi Nawacita Presiden Republik Indonesia, bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Dalam sambutanya,Wakapolres Malang berpesan.”Seorang babinkamtibmas harus mampu memprediksi potensi kerawanan dalam penentuan sasaran anggaran dana desa, harus mampu membedah dan mencari akar masalah jika adanya perbedaan persepsi sasaran pembangunan desa, dan berupaya untuk mampu memecahkan masalah dengan berpedoman pada aturan sesuai sasaran pembangunan dalam dana desa yang diatur dalam lampiran Perbup 37 tahun 2017. Seorang babinkamtibmas harus mampu menjadi wasit yang baik, untuk memenuhi harapan tersebut suka tidak suka, mau tidak mau , seorang babinkamtinmas harus diberikan pengetahuan tentang aturan aturan yang mengatur sumber dana desa, pengetahuan bagaimana membedah permasalahan secara umum menuju ke hal yang khusus, dan diberikan pelatihan pelatihan secara berkala secara tehnis dan taktis dalam mengawal dan mengawas pembangunan desa bersumber dana desa / APBN agar tepat sasaran dalam mensejahterakan masyarakat desa”.

Konsep pengawasan dan pengawalan dana desa dalam penentuan sasaran pembangunan Desa yang dilakukan oleh Babinkamtibmas di mulai sejak munculnya musyawarah dusun, sampai musrenbang di tingkat desa guna penyusunan APBDes dan RKPDes. Hal yang krusial dimulai di awal perencanaan mulai tingkat dusun, potensi timbul perselisihan, tidak pemerataan, kurang tepatny sasaran peruntukan belanja barang atas sasaran pembangunan desa mana yang boleh dan mana yang tidak boleh.tidak hanya pengetahuan dan ketrampilan yang di berikan namun juga diberi wawasan perilaku yang baik saat melaksanakan peranan tersebut di lapangan.sehingga konsep pembangunan Desa sebagai andalan dalam mendukung tujuan Negara sebagaimana di maksud dalam alinea ke 4 pembukaan Konstitusi UUD 45.(ham)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *