Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

WAKAPOLRES BERIKAN ARAHAN KEPADA 47 SUBSATKER POLRES MALANG

Malang,Sinarpos

Di sela-sela kesibukanya sebagai Wakapores Malang,Kompol Decky Hermansyah memimpin rapat evaluasi kinerja Tahun ajaran 2017 dan kesiapan Rencana Kerja dan dokumen RKA-KL tahun 2018 terhadap seluruh KaSubsatker di Satuan kerja Polres Malang hari ini,Jum’at 27 oktober 2017 di ruang rapat Hotel melati Mirabell Desa Ngadilangkung,Kepanjen.

Sebanyak 47 dari Satuan kerja yang ada di Polres Malang mendapatkan arahan dari Wakapolres Malang terkait evaluasi Kerja Tahun Ajaran 2017 serta menuju kesiapan Rencana Kerja Tahun 2018 mendatang.sehingga Team perumus rencana kerja dan penyusunan serta penuangan Dokumen dapat sesuai dengan kebijakan Pemerintah,Kapolri Kapolda serta Kapolres Malang.

Menurut Wakapolres Kompol Decky Hermansyah,Rapat kali ini sebagai penentuan giat di Tahun 2018 mendatang,sehingga sesuai Rencana Strategi dan sasaran yang menjadi Prioriatas yang telah di agendakan untuk kegiatan yang akan di lakukan pada Tahun 2018 mendatang.
Sehingga nantinya tersusun dengan baik segala perencanaan kerja selama Tahun anggaran 2018 mendatang.yang di harapkan nantinya dapat di laksanakan secara efektif,efisien dan akuntable guna menghindari kegagalan dalam mencapai tujuan Organisasi,imbuh Kompol Decky Hermansyah.

Tidak hanya awasi Dana Desa,Wakapolres beserta Pengelola Keuangan Satker Polres Malang berbenah melaksanakan Asistensi.

Hingga terbentuk sebuah team perumus subsatker yang terdiri dari Para kabag,Para Kasat. Dan Para Kasi.Yang masing -masing terdiri dari sebanyak 17 Subsatker Dan Para Kapolsek sebanyak 30 Subsatker, Dengan dibantu staf Renmin dan Seksi Umum polsek.

Selain merumuskan perencanaan dan evaluasi kinerja. Disisipkan pola tehnik standar dlm pengawasan, pencegahan dan penanganan permaslahan dana desa bagi para Kapolsek agar betul betul Babinkamtibmas peran nya di desa dapat melaksanakan secara maksimal peranan di desa dalam cegah, awasi dan selesaikan masalah anggaran dana desa.Serta tidak mengganggu pekerjaan KPA Kades penanggung jawab dana desa.

Rapat Asistensi kali ini menghasilkan beberapa poin tentang Dana Desa yang antara lain:

1. Preemtif (upaya-upaya awal),yaitu dengan pola sosialisasi aturan aturan tentang dana desa, kepada Kades dan perangkat desa, warga masyarakat desa agar mengetahui sasaran distribusi dana desa
2. Preventif atau melakukan pencegahan terhadap kebocoran dan letak tepatan sasaran dana desa dengan cara turut mendorong warga masyarakat di desa tersebut dalam menentukan sasaran pengelolaan dana desa sesuai dengan asas manfaat, Partisipasi masyarakat,sehingga dapat di pertanggung jawabkan.
3. Represif penindakan atas penyimpangan dengan pola Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada Kapolsek jika ada penyimpangan di teruskan ke unit penindakan, setelah di uji benar maka akan di serahkan utk audit internal oleh APIP atau inspektorat Kab Malang selama 60 hari untuk menentukan apakah adanya unsur niat jahat utk melakukan tindak pidana atau krn kesalahan administrasi atau mall administrasi.

Wakapolres Decky Hermansyah mengharapkan atau mendorong warga Masyarakat peduli terhadap dana desa dan mampu menjadi pelapor jika mengetahui ada penyimpangan sbg fungsi kontrol eksternal.sehingga program pemerintah tersebut tepat sasaran. (ham)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *