Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

SURABAYA JEWELLERY FAIR 2017

SURABAYA, SINAR POS – Gubernur Jawa timur  DR H  Soekarwo SH Mhum, telah membuka Pameran perhiasaan  Surabaya Jewellery Fair 2017  di Hotel Shangri-La Surabaya,  Kamis (26/10),  Pameran berlangsung  hingga Minggu (29/10).

Jeffry  Tumewa,  Ketua Asosiasi Perhiasaan Emas dan Permata Indonesia (APEPI) mengatakan,  pameran ini didukung kurang lebih 100 peserta termasuk 61 pengrajin  IKM yang merupakan mitra binaan Kementerian Perindustrian  RI, Dinas Perindustrian &  Perdagangan  Provinsi NTB, Dinas  Perindustrian & Perdagangan Propinsi Jawa-Timur serta 14 peserta mesin dan perangkat industri perhiasan.
Pameran ini diikuti berbagai bidang usaha perhiasan  dari dalam dan luar negeri, seperti pabrikan perhiasan, distributor perhiasaan, toko perhiasaan, perusahaan permesinan dan kemasan perhiasaan serta desainer dan pengrajin,  ujarnya.

Dengan adanya dukungan yang kuat dari semua pihak, pameran ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi perhiasaan dalam negeri. Juga meningkatkan kesejahteraan para pengrajin perhiasaan kreatif, membuka peluang usaha para pelaku bisnis UKM untuk memasarkan produk-produk kreatif mereka.

Para konsumen juga dapat memilih produk-produk perhiasaan beragam yang berkualitas dengan harga bersaing. Pameran ini juga memberikan kesempatan emas untuk para konsumen melakukan investasi emas dan produk perhiasan lainnya. Investasi emas sebagai komoditas yang terbatas kuantitas dan diperdagangkan secara global dapat memberikan hasil timbal balik yang menjanjikan,  katanya.

Jeffry Tumewa menambahkan,  pameran perhiasaan ini merupakan kegiatan usaha yang penting perannya dalam upaya pengembangan investasi di industri kreatif dan perdagangan perhiasaan serta pembukaan lapangan kerja di Indonesia.

Pameran ini juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk perhiasaan kreatif dengan ciri khas desain etnik budaya dengan menggunakan teknologi masa kini dalam industri perhiasaan dan industri pendukungnya di tanah air,” ungkapnya.

Sedangkan, Gubernur Jatim, DR H Soekarwo mengatakan, acara ini sekaligus sebagai sarana bagi pengusaha kecil dan menengah untuk meningkatkan pangsa pasar dan angka penjualan produk-produk perhiasan kreatif di Indonesia.

Dalam pameran ini konsumen juga bisa mendapatkan produk-produk perhiasaan berkualitas dengan harga bersaing serta memperluas wawasan tentang perhiasan yang diproduksi dengan teknologi terbaru, desain terkini dan ciri khas etnik budaya yang tinggi,” ujar Soekawo.

Sementara itu, Dirjen Industri Kecil dan Menengah  Kementerian Perindustrian, Ibu Gani mengungkapkan, perhiasan asli Indonesia,  namun bahan bakunya belum sepenuhnya dari dalam negeri. Ada yang perlu diperjuangkan Kementerian Perindustrian untuk menggenjot penjualan produk perhiasaan emas Indonesia.  Ini mengingat ada bea masuk 5 persen ke Dubai. Sedangkan produk emas yang masuk Singapura 0 persen. Ujarnya.

Jeffry Tumewa,  Ketua  APEPI  menambahkan, ada berbagai program acara pameran dikemas dalam dua unsur utama yang menarik, sekaligus mendidik.

Pertama unsur hiburan dengan program acara Mr Goldman 2017, kompetisi pria terkuat yang dapat mengangkat emas murni seberat 12,5 kg. Jewellery show yang diperagakan oleh lebih dari 30 model dengan peragaan perhiasan yang akan menjadi trend setting 2018. Talkshow putri Indonesia 2017 persembahan Hartono Wira Tanik, kuis dan hadiah langsung.

Kedua, program acara 1000 souvenir setiap hari dibagikan kepada pengunjung wanita selama pameran, lucky draw, dan grand price satu set perhiasaan.tuturnya.  (Nwi)

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *