Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Lagi-Lagi Hutan Lindung Gunung Lemongan Dirusak

Lumajang,Sinar Pos – Belum selesai kasus demi kasus perusakan dan pembakaran hutan lindung gunung lemongan yang ditangani oleh pihak Perhutani dan Polres Lumajang, kembali lagi-lagi hutan lindung ini dirusak oleh orang yang tak bertanggung jawab.

Kejadian ini sekitar senin siang 16/10/2017 sempat diketahui oleh Ilal Hakim, salah seorang anggota aktivis Laskar Hijau yang intens  dalam menjaga serta melestarikan hutan lindung gunung lemongan. Lokasi TKP tepatnya di petak 19 D , pelaku perusakan penebangan pohon-pohon endemik  hutan lindung ini  di duga berjumlah dua orang.

Ilal menceritakan kepada wartawan Sinar pos,saya sempat menegur juga mengingatkan pada para terduga pelaku yang saya pergoki langsung saat melakukan aksinya. Dan salah seorangnya berinisial (P) sempat cek cok adu mulut dengan saya, mengklaim bahwa lahan yang dibabat itu miliknya sendiri dan merasa punya dokumen surat yang ia kantongi.

Dalam pengakuannya si (P)berkata “sengaja lahan ini aku tebang dan kubabat pohonnya, untuk di tanami sengon.Lahan ini milik saya pribadi, karena saya punya surat-suratnya”.

Ironisnya lagi, orang yg merusak itu adalah salah satu  dari beberapa orang yang di laporkan ke Polres Lumajang pada bulan agustus lalu. Terkait pengancaman dan penganiayaan terhadap salah satu keluarga saya.Hingga saat ini mengakibatkan cidera permanen pada lengan kanan ibu saya.

Karena tidak punya kewenangan melakukan penidakan, akhirnya saya  melaporkan kejadian ini tadi ke pihak perhutani lumajang.Kurang lebih satu 1 jam  kemudian, datanglah satu anggota perhutani ke TKP ,tapi sayangnya terduga pelaku (P) dan kawannya(TM) sudah pulang .

Sebetulnya kejadian seperti ini tidak akan terjadi, kalau betul-betul penegak hukum kita tegas . Tidak lemah dan impotens seperti saat ini, karena tindak pidana yang di lakukan oleh (P)beserta kawannya(TM) sudah jelas .

Kalau hal-hal seperti ini di biarkan terus menerus, bisa- bisa kedepanya akan menimbulkan konflik  dan bahkan bencana alam, tuturnya menambahkan.(Rid)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *