Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Aliansi Rakyat Miskin Banyuwangi Desak KSP Milan Ditutup

Banyuwangi,Sinar Pos – Dengan adanya upaya percobaan ekskusi obyek jaminan milik salah satu nasabah yang bernama Ndaru Jati Pamungkas (28th) oleh  eksekutor KSP MILAN dengan dikawal puluhan anggota Polres Banyuwangi rupanya disikapi serius oleh  beberapa LSM dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Kamis tgl (12/10/17).kemarin

Menurut Ketua Umum Dewan Pimpinan Kolektif Aliansi Rakyat Miskin (DPK-ARM) Kab. Banyuwangi,  Muhammad Helmi Rosyadi yang juga Ketua Gerakan Buruh dan Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) mengatakan sebaiknya  eksekusi tersebut tidak dilakukan, seharusnya KSP Milan lebih mengedepankan Asas Kekeluargaan dan   musyawarah mufakat sesuai Undang-undang No. 17 Tahun 2012 Tentang Perkoperasian.

Ia juga mengkritik keras terkait pelibatan oknum Polres Banyuwangi dalam eksekusi tersebut, sehingga muncul dugaan adanya pemberian upeti kepada sejumlah oknum tertentu, tegasnya.

Selanjutnya sejumlah LSM dan Ormas yang dikomandoi M. Helmi Rosyadi  dan M yunus wahyudi menggeruduk  Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Banyuwangi bersama dengan sejumlah wartawan untuk mendesak kepada Diskop dan UMKM untuk memberikan sanksi tegas, karena menurut sejumlah LSM dan Ormas, Akta Fidusia yang dibawa eksekutor dari KSP Milan untuk menarik jaminan fidusia cacat hukum dan bertentangan dengan asas perkoperasian. ungkapnya. Selain itu akibat perbuatan KSP Milan, ayah kandung  Ndaru yang memiliki riwayat sakit jantung menjadi kaget/syok berat dan saat ini terbaring sakit di rumahnya.

Sementara itu pihak Diskop dan UMKM yang diwakili Kasie Advokasi, Mediasi dan Pembinaan Sdr. M. Gufron saat ditemui awak media mengatakan jika apa yang dilakukan oleh KSP MILAN sudah sangat berlebihan dan cenderung melanggar asas koperasi itu sendiri yaitu kekeluargaan.

“seharusnya saat ada anggota yang menjadi peminjam dan mengalami kesulitan ekonomi  sehingga belum bisa membayar bunga maupun angsuran pihak koperasi lebih mengedepankan musyawarah mufakat untuk mencari solusi terbaik yang bisa diterima kedua belah pihak tanpa ada yang dirugikan”.

“Koperasi ini dibentuk untuk mensejahterakan anggotanya bukan untuk keuntungan perseorangan, kita akan segera panggil pihak KSP MILAN untuk meminta klarifikasi, tidak boleh ada koperasi yang arogan kepada anggotanya sendiri”, tegas Ghufron.

Ghufron juga akan mempertanyakan terbitnya sertifikat fidusia barang jaminan milik Ndaru karena diduga banyak kejanggalan dimana akad kontrak pinjaman dilakukan pada bulan Februari kok bisa Akta Fidusianya baru didaftarkan pada bulan Juli.

“Kita akan lihat nanti terkait fidusianya karena antara terbitnya Fidusia dengan perjanjian simpan pinjam, waktunya berbeda.” Ungkap ghufron

Di singgung terkait tindakan KSP Milan yang melakukan penyitaan barang jaminan kepada anggotanya, Ghufron tegas mengatakan tidak dibenarkan!.

“Kalau ada ksp melakukan Penyitaan maka itu tidak dibenarkan sesuai aturan perkoperasian.” tegasnya kepada awak media.

Seperti yang sudah ramai diberitakan media, beberapa waktu yang lalu, di Dusun Kaliboyo Desa Kradenan kecamatan Purwoharjo geger, setelah rumah salah satu warga yang bernama Ndaru tiba-tiba didatangi puluhan Polisi yang mengawal dua karyawan KSP MILAN untuk mengeksekusi mobil miliknya karena terlambat membayar bunga pinjaman.(Supri)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *