Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

MUSDA VIII PERKOSMI JATIM BERLANGSUNG SEMARAK

SURABAYA, SINAR POS –  Persatuan  Pengusaha Kosmetika Indonesia Jawa Timur menggelar Masyawarah daerah ke VIII  Untuk memilih Ketuanya yang baru di  Hotel Santika Premiere Surabaya Kamis (12/10/17).

Mashuri, Sekretaris  Perkosmi Jatim didampingi Ketuanya Danny Wibisono, mengatakan,  Di  ajang pemilihan ketua dan pengurus,  Dalam pemilihan Ketua dan Pengurus  pihaknya mengundang  seluruh anggota  Perkosmi  jatim sebanyak  72 perusahaan  dari 103 anggotanya.  masing masing diwakili oleh direkturnya,  jika direktur berhalangan, harus menugaskan  delegasinya dengan  membawa surat tugas. Mashuri  meng apresiasi pengurus yang lama, karena pengurus yang lama punya integritas yang bagus, sehingga kegiatannya  selama ini bisa semarak.  ujar Mashuri.

Semua pengurus disini unsurnya dari perusahaan, Pak  Danny Wibisono dari PT Vita Farm, Saya dari PT Malidas Sterilindo.

Untuk BP POM, Surabaya  kita akan support, memberikan hal hal yang  sekiranya   selama ini perdagangan  yang sudah fair, karena  banyak aturan aturan yang di trapkan  untuk perusahaan lokal, terutama aturan aturan yang sedemikian ketat agar konsumennya aman, sementara untuk produk  produk import, yang  kita tidak tahu kualitasnya,  kemudian kita tidak akan mengkhawatirkan tentang  keamanan produk untuk konsumen kita,  tentu adalah permainan yang tidak fair, oleh karena itu kita memohon kepada pemerintah untuk  diberlakukan   sistem perdagangan yang adil,  dimana  harus diberlakukan   aturan aturan yang ketat  dan standard  pada perusahaan perusahaan,  maka jika ada kepala pengusaha yang dia ingin masuk didunia  kosmetik  tapi dengan cara yang  instant tentu harus diberlakukan aturan yang  aman dan adil.

Mashuri menambahkan, Kita dihadapkan  pada peraturan 2019, kita harus di standarisasi halal, itu memang keharusan. Pengurusannya tidak  mahal,  yang pertama harus  terus menerus tiap tahun. Kedua, kalau kita membeli material dalam jumlah  yang istilahnya  original packing, bisa, tapi kalau membelinya  eceran,  kecil kecil, tidak mampu membeli material yang satu drum, tidak dengan material packing, maka untuk membeli  sertifikatnya kerepotan, ini barang dari mana. Masih dipertanyakan.

Anggota yang aktif 103. Semua bahan baku 80% import, yang produk dalam negeri dibawah 20%. Peserta  yang  di undang 72,   tapi yang  hadir lebih. Tutur  Mashuri. (Nwi)

 

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *