Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Wujudkan Pemdes Yang Berwibawa Untuk Menuju Desa Mandiri

PEMDES DUMPI AGUNG KECAMATAN KEMBANGBAHU KABUPATEN LAMONGAN

Lamongan, Sinar Pos – Demi meningkatnya taraf hidup masyarakat yang di tunjang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) agar mumpuni dan bisa lebih baik, Pemdes Dumpi Agung telah mencoba dengan berbagai inovasi yang sudah terprogram, baik itu melalui musrenbangdes maupun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMDES).

Dengan di tunjang program bantuan keuangan dana desa dari pemerintah pusat yang kini sangat berdampak pada roda perekonomian masyarakat pedesaan, Pemdes Dumpi Agung mengapresiasikan pada Infrastruktur yang prioritas dan berdampak langsung pada laju perekonomian warga, di samping program infrasruktur yang merata kami juga mengedepankan bidang pemberdayaan bagi seluruh element lembaga kemasyarakatan desa, baik itu dari unsur Karang Taruna, PKK maupun dari Jamaah Yasinan juga Istighosah, Ujar H Nuriyanto, selaku Kepala Desa Dumpi Agung saat di temui di Kantornya.

Seperti pada tahap awal pencairan dana desa Tahun 2017 ini, berbagai infrastruktur seperti TPT, rabat beton jalan poros desa dan jalan lingkungan, kami juga melakukan pengurukan dan pembangunan pondasi batas tanah yang akan kami jadikan untuk Pujasera, yang mana nantinya sebagai central wisata kuliner bagi wilayah sekitar desa-desa di Kecamatan Kembangbahu ini, di samping lokasinya yang sangat strategis karena yang langsung berhadapan dengan jalan arteri propinsi penghubung Kota Lamongan, Mojokerto dan Gresik, Desa Dumpi juga merupakan poros penghubung dari Kecamatan Mantup, Sugio, Kembang Bahu dan Balong Panggang Gresik, untuk itu pada sektor pembangunan Pujasera ini kami akan memprioritaskan pada Tahun 2018.

H Nuriyanto juga menambahkan, ” pemberdayaan masyarakat pada tahun ini kami prioritaskan pada element karang taruna, yang mana anak-anak muda biar bisa berkembang dan tidak terpengaruh dengan kegiatan ang negatif, agar nantinya bisa memanfaatkan potensi yang ada di desa ini “,seperti pembangunan gantangan, ini semua juga di kelola langsung oleh Karang Taruna Krida Remaja Desa Dumpi Agung dan di bantu oleh Pemuda Ansor, jadi tiap seminggu sekali di halaman kantor desa ini di adakan lomba kicau burung Sekabupaten Lamongan dan sudah masuk dalam KRAC Comunity yang sekaligus di tutup dengan Istighosah dan do’a bersama di setiap minggu terakhir pada akhir bulan.

Masih kata Kades, karena kami ingin jadi desa yang mandiri, pada tahun ini kami juga membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) MULYO AGUNG, yang mana nantinya pengelolanya juga semua element lembaga desa yang akan bergerak pada penanaman modal bagi para pengusaha yang akan mengisi stan-stan yang ada pada central pujasera yang akan kami dirikan,(imbuhnya).(Dik)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *