Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Gebyar Festival Kopi Lumajang 2017

Lumajang,Sinar Pos – Tak kalah dengan kopi lainnya di wilayah Indonesia, Kabupaten Lumajang yang  sebagian besar wilayahnya  deretan lereng pegunungan semeru merupakan salah satu daerah penghasil kopi  terbesar yang saat ini dipatenkan namanya menjadi  KOLESEM ( Kopi Lereng semeru), sebutan khas untuk kopi dari daerah Lumajang.

Dan hasil pertanian kopi pertahunnya sampai dengan 2017 ini meningkat, serta kedepannya para perusahaan-perusahaan besar  di tanah air dapat menampung hasil pertanian kopi dari petani kopi lokal lumajang sebagai salah satu produk unggulan kopi yang berkualiatas tinggi berlogo KOLESEM, tutur Ir.Paiman KADIS Pertanian Kabupaten Lumajang dalam sambutannya diacara Festival Kopi Lumajang 2017 yang bertempat di alun-alun kota minggu pagi 08/10/2017 yang juga merupakan rutinitas  car free day setiap akhir pekan.

Ajang ini di ikuti oleh 30 peserta kelompok petani kopi pada 30 stand tenda yang membentuk format angka 1255 dan dari masing-masing stand peserta total menyediakan 1255 cangkir kopi untuk dinikmati pengunjung.Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Drs.As’at Malik M.ag dan Wakil bupati serta jajaran FORKOPIMDA yang juga dihadiri oleh  Pejabat dari Dirjen Kementrian Pertanian dan juga Ketua DPRD kabupaten probolinggo. Bupati menjelaskan kepada awak media,”warga lumajang pada khususnya dan seluruh mayarakat indonesia pada umumnya yang tau info tentang kopi, cintailah Kopi Asli khas Lumajang bernama Kopi Lereng Semeru/KOLESEM.Makna 1255 cangkir wedang kopi, bahwa kota lumajang Lahir di tahun 1255. I Like Lumajang, jangan lupa bahagia yes yes yes Lanjutkan”, imbuh bupati sambil meneriakkan yel-yel.

Lagu “Lumajang Sae”mengiringi acara tersebut, dan keluar sebagai pemenang lomba Gebyar Festival kopi Lumajang 2017 sebagai berikut:

-JUARA 1 Kelompok Tani Mawar dari
kecamatan Pasrujambe
-JUARA 2 Kelompok Tani Barokah dari Desa
Pandansari kecamatan Senduro
-JUARA 3 Kelompok Tani Buana Satar dari
Desa Kandangan Senduro

Ketiga pemenang ini menyajikan jenis olahan kopi Robusta, karena mayoritas wilayah hasil  pertanian kopi Lumajang bervarietas jenis Robusta.Pemenang masing-masing mendapat hadiah berupa tropi dan bantuan untuk pengembangan kelompok tani kopi berbentuk rekening bank .(Ridwan)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *