Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

HISWARA MIGAS SIAP BANTU PEMERINTAH HINGGA KE PELOSOK DESA

SURABAYA, SINAR POS –  Himpunan Wira usaha Rakyat Minyak dan Gas  (Hiswara Migas) Indonesia yang disebut Pertamini/Pom Mini) menggelar sosialisasi Pelaksanaan supply BBM di Surabaya Sabtu (30/9).

Abdul Malik Asy Syarif , Ketua DPP Bidang Teknis Hiswara Migas  mengatakan, pihaknya berusaha agar anggotanya tetap bisa berkarya dan menghidupi keluarga dan tidak lagi dianaktirikan. Banyak pengelola Pom Mini yang berasal dari orang- orang  yang  terkena  pemutusan hubungan  kerja ( PHK) dari pabrikan maupun perusahaan  yang  kebingungan mencari  mata pencaharian.  mereka itu membuka Pom Mini dan mampu menghidupi keluarganya. “Terpenting sekarang ini adalah bagaimana caranya posisi pengusaha Pom Mini aman. Maka ketemulah kami dengan beliau-beliau yang berasal dari  PT Nusantara Energy Plant Indonesia (NEPI), Maldy Al  Jufri  dan  PT Macan Mengaum,  Achmad Farid ini,” ujarnya.

PT NEPI menunjuk PT Macan Mengaum  yang mempunyai SKP dan setara  dengan Pertamina. “Tidak  ada bedanya BBM yang dikeluarkan Pertamina atau PT Nepi dan PT Macan Mengaum,” ujar  Syarif. Hari ini sosialisasi awal dan selanjutnya disosialisikan lagi lewat DPW Hiswara Migas di masing-masing kabupaten/kota.

PT Macan Mengaum,  Achmad  Farid  dan  PT Nusantara Energy Plant Indonesia, Maldy Al Jufri
Syarif  menambahkan, pihaknya berjuang untuk rakyat kecil dan berusaha membantu pemerintah. “Kami tak ingin melawan pemerintah dan  mencari legalitas. Biar tak dikatakan  illegal terus. Mungkin hari ini, pemerintah terbuka dengan adanya PT NEPI ini.Kalaupun nantinya, ada penamaan  BBM itu,   ada NEPI 88, Nepi 92 dan lainnya, hal itu tidak menjadi masalah. “Soal itu gampanglah nanti aja,” ungkap Syarif.

Syarif mengaku bangga terhadap anggota Hiswara Migas yang penuh semangat. “Kami sebagai Ketua DPP Hiswara Migas ingin mewadahi keinginan para pengusaha Pom Mini ini,”  akunya.
Syarif tidak  ingin menamai Pertamini lagi dan akan bikin brand baru, yakni ‘ Bensin Mart’ yang ada di mana-mana.
“Total anggota Hiswara Migas sebanyak 16.000 di seluruh Indonesia. Siapkan data yang akan  kita sodorkan pada Komisi VII DPR RI dan  Presiden Jokowi,” katanya.

Selama ini, anggota Hiswara Migas fokus melayani masyarakat di  daerah-daerah, pelosok, yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani dan  nelayan. “Juga daerah tertentu, namun pasokan BBM seringkali telat-telat. Kita buka peluang bisnis di sana,” ungkap Syarif.

Sebagaimana dituangkan dalam UU No 22 Tahun 2011 tentang migas yang konsisten membantu pemerintah yang tujuannya mensejahterakan rakyat dan dapat dinikamti secara merata oleh masyarakat. (Nwi)

 

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *