Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

Reaksi Cepat Bupati Jombang Dari Makkah Untuk Menolong Pasien Tidak Mampu

Jombang, Sinar Pos

  1. Nyono Suharli Wihandoko Bupati Jombang tahun 2017 ini melaksanakan ibadah haji. Walaupun demikian,  orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini  tidak melupakan tugas dan kewajibannya untuk kelayani masyarakat, terutama pasien tidak mampu yang membutuhkan.

Kebijakan itu telah dibuktikannya saat menolong masyarakat pasien tidak mampu YULIANA yang berdomisili di  Pulo Kalimalang gang Semangat Pulo Lor Jombang. Pasien mengalami  COB karena kecelakaan dan tadi malam telah dilakukan operasi oleh dr. Hera dan saat ini pasien dirawat di ICU CENTRAL.

Karena kondisi sosial ekonomi pasien tergolong tidak mampu, maka  Direktur RSUD Melaporkan hal tersebut kepada orang nomor satu di Kabupaten  Jombang yang sedang melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah haji di tanah suci Makkah.

Setelah mendapatkan laporan tersebut,  Nyono Suharli Wihandoko selaku Bupati Jombang secara cepat mengambil kebijakan dengan menugaskan Direktur dan Wadir RSUD Jombang untuk segera melakukan pelayanan penanganan medis kepada pasien tersebut,  dan selanjutnya secara administratif agar dikoordinasikan dg instansi / dinas terkait untuk mendapatkan fasilitas Kartu Jombang Sehat ( kebijakan lokal Bupati Jombang tentang pelayanan kesehatan gratis )  bagi Pasien yang tidak mampu dan secara darurat memang harus segera dibantu.

“Kasihan dia dalam hidup susah, apalagi sakit dan  membutuhkan perawatan di RSUD, kita wajib menolong nya, ” kata Nyono Suharli Bupati Jombang.

Tidak mengherankan jika orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini  benar-benar dicintai oleh warganya.

Salah satu Bukti kecintaan warga kepadanya,  ketika Nyono Suharli hadir di tengah – tengah warganya,  selalu diminta selfi  bersama warga. Bahkan tidak hanya di tanah air ( Jombang)  saja, tapi di tanah suci makkah pun, ketika orang nomor 1 di DPD Golkar Jatim itu safari jamaah haji dari maktab ke maktab juga kebanjiran permintaan selfie, tidak hanya dari kaum hawa saja  tapi juga kaum adam.

” Alhamdulillah,  walaupun kami melaksanakan ibadah di Makkah,  proses pelayanan masyarakat utamanya pelayanan darurat utk warga tdk mampu tetap berjalan dan dapat kami kendalikkan dari jauh, dan berjalan lancar, ” ujar Nyono Suharli.

Nyono juga menjelaskan,  bahwa walaupun dia menjalankan ibadah ritual ( ibadah haji) Ibadah sosial ( melayani masyarakat nya)  juga harus berjalan.  Setidaknya sdh dibuktikan salah satunya adanya kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat miskin di Jombang dan kegiatan ta’ziah dan safari jamaah haji  asal Jombang dari maktab ke maktab di tanah suci.

Kondisi tersebut menggambarkan, bahwa sistem di tubuh pemerintahan Kabupaten Jombang yang dipimpin oleh  Nyono Suharli Wihandoko sebagai Bupati Jombang benar-benar berjalan sesuai kaidah dan  struktur yang ada.  Nampaknya benar-benar tertanam di benak seluruh jajaran birokrasi yg dipimpinnya,  bahwa bekerja tidak harus menunggu perintah dan disiplin tidak harus diawasi. Karena mereka sdh memahami tupoksinya yg membuat mereka bekerja dan tentang hak dan kewajibannya.

” Alhamdulillah tindakan medis sudah dilakukan oleh tim RSUD, dan sudah dicover oleh fasilitas KJS sehingga gratis, ”  cetus Nyono Suharli Wihandoko setelah menerima laporan Direktur /wadir RSUD Jombang

” Saya berterima kasih kepada seluruh jajaran birokrasi pemkab Jombang yang telah melaksanakan tugas pelayanan secara optimal,  semoga diridhoi Allah SWT dan menjadi amal yang barokah. Aamiin, ”  tutur Nyono Suharli Wihandoko setelah mendapatkan laporan dari Jombang bahwa petunjuk nya untuk melayani secara cepat terhadap pasien tdk mampu sdh dilakukan dg baik oleh jajarannya. ( rid/nanang)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *