Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

NKRI SANGAT MEMBUTUHKAN INOVASI ANAK BANGSA

SURABAYA, SINAR POS – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT),  menggelar acara The 2017 International symposium  dengan tema “ Hydrodynamics Testing Facilities For Supporting Indonesia Local Content Maritime Industry” di  Surabaya  5-6  September 2017.  melalui salah satu unitnya yaitu  Balai  Teknologi Hidrodinamika (BTH) menjalankan tupoksinya sebagai laboratorium penunjang industry maritime nasional dengan harapan akan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dalam penguasaan IPTEK di bidang maritime. Sejak diresmikan Tahun 1995, BTH BPPT direncanakan intuk menjadi pusat unggulan litbangyasa teknologi hidrodinamika dan kemaritiman yang terpercaya di Indonesia dan di Asia Tenggara.

Menteri Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi yang diwakili Dr. Eng. Hotmatua Daulay  M. Eng.,B. Eng, Direktur Pengembangan Teknologi Industri, mengatakan  Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat peran Balai Teknologi Hidrodinamika dalam mendukung program pemerintah di bidang maritime dan juga erat kaitannya dengan akan ditetapkannya Balai Teknologi Hidrodinamika sebagai Pusat Unggulan Iptek oleh Kemenristekdikti  pada tahun 2017. Dengan status sebagai Pusat Unggulan Iptek tentunya harus selalu berupaya dan berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi dan  inovasi sehingga menjadi bekal bangsa Indonesia  untuk mandiri dan berdaya saing global untuk produk produk yang dihasilkan.

Presiden Indonesia  telah membawa kita pada persepsi baru, dimana laut merupakan penghubung antar pulau bukan pemisah antar pulau, untuk menghubungkan  antar pulau dibangun transportasi laut. Inilah yang dimaksud oleh Presiden  Jokowi dengan istilah TOL LAUT dan telah menjadi salah satu program prioritas Presiden, mengembangkan sektor kemaritiman. Tujuan Tol Laut untuk membangun roda perekonomian secara efisien dan merata. Tutur  Dr.Eng.Hotmatua Daulay M.Eng., B.Eng.

Inovasi anak Bangsa  dibutuhkan negeri ini, seperti kapal plat datar yang dikembangkan oleh inovator  yang bekerjasama dengan industry dalam negeri. Tentu untuk itu diperlukan  sarana prasarana  pengujian yang sesuai dengan kebutuhan, demikian juga tenaga tenaga yang trampil dan menguasai pembuatan kapal  perlu dikembangkan. Diharapkan peran berbagai institusi seperti BPPT yang memiliki fasilitas lab uji Hidrodinamika serta institute Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Hasanudin (UNHAS) yang memiliki fakultas  Teknologi Kelautan . tanbahnya.  (Nwi)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *