Berani, Tegas, komitmen

Berani,Tegas, komitmen

MAU HAJATAN, PANGGIL AJA KATERING, SEMUANYA BERES

SURABAYA, SINAR POS  – Mau Hajatan, panggil aja Katering, semuanya beres dan lancar, tidak ribet ngerepotin keluarga dan tetangga. Terlebih lagi, tatkala memiliki hajatan,  yang diundang hingga ratusan orang,  dengan enggunakan jasa katering yang profesional,cepat dalam penyajian, dan makanannya dijamin aman dan sehat.

Di Rakerda Apji Jawa Timur, Selasa 29 Agustus kemarin, bertempat di Hotel Garden Palace Surabaya, Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJI) Jawa Timur, Sujatno  MT,  mengatakan, saat ini jumlah pengusaha katering di Jatim mencapai ribuan, mulai dari skala UKM hingga perusahaan besar yang telah memiliki banyak pelanggan sekarang ini. Bisnis katering ini semakin berkembang, selama manusia butuh makan,  bisnis ini akan terus jalan dan maju pesat,” ujarnya.

Perusahaan katering yang sudah punya nama, memiliki jumlah pesanan setiap minggunya bisa 8 sampai 10 event. Perusahaan katering ternama ini mampu melayani hingga 13.000 pack makanan. Mereka mempunyai pelanggan tetap dari perusahaan, pemerintahan hingga hajatan masyarakat. Sementara pengusaha katering menengah mampu melayani  4 sampai 6 event  dalam seharinya.
Meski bisnis ini cukup menggiurkan, namun  para  pelaku bisnis ini untuk berhati-hati. Sebab tidak semua bisnis katering berkualitas dan dapat terjamin bahan bakunya. Untuk mendapatkan standar makanan yang baik, pelaku bisnis katering harus tersertifikasi. Sertifikasi ini mulai dari pekerja, koki, tempat memasak, hingga bahan baku yang diperoleh.ungkap Sujatno.

Kadangkala  pengusaha skala kecil pun kesulitan mendapatkan standar ini, APJI sebagai wadah organisasi pun berinisiatif  merangkul pengusaha UKM tersebut, APJI pun bakal memberikan edukasi kepada mereka terus menerus untuk menerapkan jaminan kesehatan makanannya. Kita juga bikin kerjasama dengan pengusaha kecil, produk mereka apa yang bagus kita ambil, misalnya kue, mereka akan untung juga, tuturnya.

Endang Rahayu,  Ketua DPC  APJI Pasuruan  Pasuruan,  menyatakan,  menjadi pengusaha katering profesional tidaklah mudah. Sebab, mereka harus memperhatikan  bahan pangan yang digunakan itu layak dan paham nilai gizinya. Selain itu pengusaha memiliki sertifikasi BNSP dan assesor yang menangani jasa boga.  Endang mencontohkan, saat mengikuti tender pemerintahan untuk memasok kebutuhan makanan minuman, persyaratannya harus dimiliki pengusaha katering.  Di semua Satker pemerintahan ada tender  makanan dan minuman  (mamin), yang bisa dapat hanya pengusaha katering profesional, yang juga banyak menerima pesanan makanan dari kepolisian dan pemerintahan. Tutur Endang.

Hingga saat ini, APJI Jatim  memiliki 15 DPC di Jatim, terbaru telah dibentuk kepengurusan di Sumenep, Probolinggo, Pacitan dan Banyuwangi. APJI pun mulai berkoordinasi membentuk pengurus cabang di 38 kabupaten/kota, sehingga pengusaha katering bisa bersinergi bersama membangun dunia katering yang semakin profesional.

Sementara itu,  Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf,  mengatakan  peluang bisnis katering masih besar, jika dulu orang mempunyai hajatan selalu masak sendiri, sambil mengajak tetangga kanan kirinya, namun seiring bergesernya zaman, tradisi ini ditinggalkan, orang tak lagi mau ribet mengurusi makanan bagi tamu tamunya, cukup mendatangkan katering semua urusan  selesai.

Tidak perlu takut berkumpul, bila perlu saingan di kelola  dengan baik , yang penting kerjasama. APJI, pelan pelan, nanti kerjasama dengan Pemerintah, tukang masaknya bersertifikat, intinya kita makin profesional dibidang kita, sampean bagian penting di Jatim, bukan hanya bisa mempekerjakan orang, tapi harus bisa membanggakan kita, ini loh produk kita, tuturnya. (Nwi)

Komentar anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *