Pejabat PU SDA Propinsi Tinjau Lokasi Proyek Normalisasi Sungai Bermasalah

0
25

Lumjang,SP – Untuk yang kedua kalinya,tim kuasa hukum beserta kliennya H.Artiwan(56 tahun)yang dirugikan akibat proyek normalisasi sungai afvour Celengmati memenuhi undangan audiensi di kantor dinas UPT PSDA di Lumajang Jalan Sultan agung no.3 pagi tadi 10/08/2017.

Salah satu tim kuasa hukum Achmad Zakky Qhufron SH. mengatakan kepada sinar pos,”audiensi yang kedua ini hadir juga pejabat dari dinas  PU SDA  propinsi Jawa timur.Selain itu Forkopimka lengkap kecamatan yosowilangun dan kepala desa tunjungrejo. Sementara dari pihak pemdes  wotgalih kepala desa di wakili oleh sekdes(Bapak Lukman)dan staf desa(Bapak Nurwahid).

Dalam audiensi tersebut klien kami minta ganti rugi kerusakan di lahan pertaniannya sebesar 200 juta akibat proyek normalisasi ini yang salah prosedur  dalam bersosialisasi.Jika dalam jangka seminggu ini tidak ada jalan penyelesaian, maka kami tim kuasa hukum dan klien bersepakat untuk menggugat  secara prosedur hukum yang berlaku.

Lalu pihak dinas PU SDA propinsi dan UPT PSDA yang ada di lumajang meminta kepada kami sebagai tim kuasa hukum untuk bersabar dalam proses mediasi,serta meminta waktu selama seminggu agar pihaknya akan berunding dengan kades wotgalih dalam masalah ganti rugi, karena ini bukan suatu kesalahan bersoaialisasi tetapi hanya ketidak sempurnaan pemdes wotgalih dalam bersosialisasi .Akibat masalah ini, maka sisa pengerjaan proyek ini yang tinggal 3 Km lagi akan di handel serta di awasi pihak propinsi secara langsung, bukan UPT  PSDA atau Pemdes wotgalih.Terutama soal prosedur sosialisasi”.

H.Atiwan juga menambahkan penjelasan kepada wartawan sinar pos,”Siang tadipun selesai pertemuan audiensi pejabat dari dinas PU SDA propinsi ditemani oleh dinas UPT PSDA Lumajang, Forkopimka dan perwkilan pemdes wotgalih meninjau langsung ke lokasi pertanian saya mas, yang rusak akibat proyek tersebut”.(ridwan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here