PEMUDA KEKAR KORBAN PENGEROYOKAN (DUGAAN SEMENTARA KESALAH PAHAMAN BERAKIBAT DENDAM)

0
38

Gresik,SP.Terjadi tindak pengeroyokan pada pagi buta  pukul 04.00 WIB dil lokasi depan warkop ANDALAS  Driyorejo yang dilakukan oleh beberapa orang terhadap dua korban Alex(18) dan Hakim(18),sehingga mereka berdua mengalami luka cukup parah.Salah satu korban sempat di larikan ke UGD rumah sakit Petro Gresk.Yang mana sebelumnya ke dua korban tersebut sempat mendapatkan perawatan di klinik Randegansari setelah itu di pindahkan ke puskesmas Driyorejo.”dokter…untuk visum et repertum bagaimana ?”orang tua bertanya ,karena berinisiatif melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.Dokter  klinik menyarankan untuk lapor dulu ke polsek setempat,setelah itu bisa minta visum di rumah sakit terdekat atau puskesmas.Akhirnya salah satu korban Alex mendapat rujukan dari puskesmas Driyorejo ke rumah sakit Petro Gresik.

Prosedurpun di jalankan,keluarga korban melaporkan kejadian pengeroyokan yang menimpa anak – anaknya ,kepala SPK(Sentra Pelayanan Kepolisian)  polsek Driyorejo AIPTU Edi Santoso menerima langsung laporan tersebut dan meneruskan ke unit intel serta di tangani oleh Bripka Bahrudin.Untuk saat itu kepolisian belum bisa menyimpulkan,karena salah satu korban (Alex) belum bisa di mintai keterangan,tapi patut di apresiasi langkah yang di tempuh pihak aparat seketika itu juga anggota meluncur ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Informasi yang di terima awak media,di duga pengeroyokan tersebut merupakan dendam lama,dan korban sempat mengenali dua pelaku pengeroyokan berinisial MD dan IR Salah satu yang di sebutkan terakhir berdomisili di Manukan ,Surabaya .”saya tidak kenal orang – orang itu,tapi saya melihat salah satu pengeroyok memukul kepala korban dengan menggunakan paving.”cetrita penjual kopi  warkop Andalas dengan mimik takut untuk menyebutkan nama dari pengeroyok.

Satu korban (Hakim) sempat lari menyelamatkan diri,tapi oleh pelaku di kejar  sampai tertangkap di belakang  toko Alfa midi,dan di area itu korban di gebuki bersama – sama tanpa belas kasian.Padahal korban  tidak mengetahui permasalahan.”pelaku pengeroyokan (MD) memang punya dendam terhadap korban (Alex) dan itupun salah paham,”kata teman  korban mengklarifikasi.Keluarga korban tetap tidak mau terima dengan kejadian yang menimpa anak – anaknya,dan berharap aparat kepolisian secepatnya menangkap pelaku pengeroyokan untuk mempertanggung  jawabkan  di meja hijau.**odi99.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here