Sharla Martiza Kontestan The Voice Kids Indonesia asal Jombang kunjungi penderita Hydrocephallus

Jombang, Sinar Pos

Rasa haru masih meliputi hati saat grup fb Jombang Beriman dan Kabar Jombang Terkini    bersama Sharla Martiza(13) kontestan The Voice Kids Indonesia  asal Desa Bedah Lawak Jombang yang viral dengan suara “emasnya” melantunkan shalawat , Camat Tembelang Dra.Worwindari, Msi, Dokter Binti S dan ibu kepala Desa Bedah Lawak bersilaturrahmi ke rumah  M.Bilal (tetangga Sharla Martiza di Desa Bedah Lawak Tembelang Jombang ) yang mendapat cobaan Hydrochepallus.

Alunan Shalawat dari Suara merdu Sharla saat menghibur  M. Bilal (13) begitu menyentuh hati. Satu persatu dari kami menitikkan air mata….haru bercampur aduk menjadi satu.

Kesederhanaan Sharla  dan keluarga, kerendahan hati dan keramah tamahan dari pemilik ” suara emas ” dan ketabahan M. Bilal beserta keluarga memberi pelajaran betapa besar kesabaran dan rasa syukur mereka.

Sharla  berharap kegiatannya ini dapat menghibur M.Bilal dan keluarganya.

” Mudah- mudahan mas Bilal terhibur dengan kehadiran Sharla dan rombongan”, ujarnya.

Sementara itu ketua grup fb Jombang Beriman Farid F menambahkan penampilan Sharla Martiza diajang The Voice Kids Indonesia membanggakan warga Jombang. Alunan shalawatnya yang sedang viral saat ini menjadi ciri khas Sharla Martiza hingga mendapat pujian dari penyanyi senior Agnes Mo dan Maher Zein.

” Kami semua turut mendo’akan dan  mendukung Sharla Martiza dan  M. Bilal menjemput impian – impiannya,” ujarnya.

 

Harapan dan rasa terima kasih juga di sampaikan oleh Ema Fitria Sari ibunda Sharla agar Sharla dibantu oleh berbagai pihak supaya dapat meraih cita cita yang di inginkannya.

” Sharla berkeinginan  tampil maksimal di ajang The Voice Kids Indonesia, dengan harapan dapat mengasah kemampuan vocal dan membawa nama baik Jombang, Saya berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus memberi semangat dan dukungan kepada Sharla”. (dar)

Aksi Demontrasi JCW Jatim ke Kantor KAJARI Pamekasan

PAMEKASAN, Sinar Pos
Pagi tadi Senin sekitar pukul 08.45 puluhan massa yang tergabung dalam suatu Lembaga yang Jatim Corruption Watch Jawa Timur (JCW Jatim) menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan, s dengan menuntut dugaan penyelewengan beras miskin (Raskin) tahun anggaran 2013-2016 yang diduga dilakukan oleh Kepala Desa Samiran Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.Senin, (20/11/2017).
Informasi yang diperoleh media Sinarpos
Co.id,  aksi Demontrasi JCW Jatim dimulai dari Gedung Islamic Center Pamekasan menuju ke Kantor Kejari Pamekasan.
Menurut Korlap Aksi yaitu Fery Hermawan, dalam menyampaikan tuntutannya mengatakan, bahwasannya pihaknya meminta kepada Kejaksaan Negeri Pamekasan untuk menindak dengan cepat dan tegas. Agar cepat ketahuan dan selesai dengan kebenaran yang ada.
“Kami minta kepada Kejari Pamekasan ini untuk secepatnya menyelesaikan persoalan ini, karena kami sudah mempunyai saksi dan juga punya bukti vidio pengakuan dari warga,” tuturnya saat orasi di depan Kantor Kejari Pamekasan.
Menanggapi persoalan itu, Sugeng Prakoso selaku Kasi intel Kejari Pamekasan menjelaskan “Semua ini akan saya pertimbangkan, jadi kami nantinya akan mencari beberapa bukti lainnya,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan pertimbangan serta peluang kepada para massa untuk menemuinya dalam minggu -minggu ini.
“Nantinya bisa ketemu kami, asalkan bukan hari Senin,” ungkapnya.
Selesai Kasi Intel memberikan pernyataan dan penjelasan, lalu massa aksi dari JCW Jatim langsung diberhentikan dan diusir oleh massa dari Desa Samiran dengan jumlah kurang lebih sekitar 50 orang.
Setelah itu, terjadilah cek – cok yang sangat hebat antar massa aksi JCW dengan Massa dari desa Samiran.
Namun, massa dari desa samiran mengatakan, bahwa saksi yang dikatakan oleh orator JCW Jatim itu adalah saksi bayaran dari JCW Jatim.
“Saksi itu saksi bayaran, kalok bukan warga asli Desa Samiran jangan ada disini keluar,” tegasnya ditengah-tengah kejadian tsb.
Sampai Berita ini diturunkan masih belum ada kejelasan, Sebenarnya Ada apa dalam kasus dugaan tsb?Dan Bagaimana kelanjutannya?.(M.Nuruz)

Wali Kota Bekasi Tinjau Langsung Banjir di Ciketing Udik Dari Laporan Warga Lewat Medsos

Kota Bekasi, Sinar Pos

Senin (20/11)  Wali kota Bekasi, Drs. H. Rahmat Efendi melakukan kunjungan langsung ke tempat banjir berdasarkan laporan warga lewat media sosial (Medsos,red) di Kelurahan Ciketing Udik Kecamatan Bantar Gebang, di dampingi langsung dinas PUPR Kota Bekasi dan camat bantargebang serta lurah ciketing udik. Banjir dengan ketinggian air kurang lebih 1 meter di ciketing udik kali ini memeang tergolong terparah di wilayah kecamatan bantargebang. Dan bersama rombongan tim lokasi pertama yang di tinjau walikota adalah Gedung Arsip Pendidikan dan Kebudayaan milik Kementrian yang berlokasi tak jauh di depan area Kelurahan Ciketing Udik yang dijadikan posko sementara singgahnya warga yang mengalami banjir, terdapat 8 Kepala Keluraga yang singgah di temapt itu. Warga yang berjumpa langsung dengan walikota bekasi menyampaikan keluhannya “ tahun lalu banjir hanya di depan saja pak’ tidak sampai ke sini dan debit airnya tidak seperti sekarang perseempatnya saja dari saat ini, yah terpaksa kami mengungsi ke posko pak’’ keluh warga yang diwakili tokmas setempat.

Wali Kota Bekasi menanggapi apa yang di adukan dan di keluhkan warga ciketing sekitar “ Kami akan segera telusuri permasalahan yang menyebabkan banjir tersebut dan sekaligus meminta maaf atas kejadian banjir tersebut, Wali Kota juga menyayangkan banjir ini  terjadi dari kesalahan Human Eror bukan akibat situasi cuaca, Wali Kota juga melihat adanya Unit Rescpon Cepat (URC) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi yang membuka posko dan dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi telah menyediakan dokter yang siap jaga di area singgah tersebut, berikut juga asupan makanan dari Dinas Sosial Kota Bekasi untuk para warga nya. Usai tinjau posko sementara tersebut, Wali Kota langsung menuju titik banjir yang menjadi permasalahan warga setempat, tepat di belakang Kelurahan Ciketing Udik di antara pembangunan Puskesmas Ciketing Udik, Wali Kota mendapati galian pengerjaan pembuatan saluran yang terhambat pekerjaannya sehingga aliran yang biasa di aliri air terhambat, membuat tumpahnya ke area warga. Ia mengatakan ini bukan karena banjir akibat cuaca, melainkan ini karena adanya “Human Eror” yang di langsir atas terjadi kesalahan dari pengerjaan penggalian saluran tersebut yang bisa dibilang lama dan menghambat aliran air lambat bergerak maka dari itu masuk ke area warga yang menyebabkan banjir tak seperti biasanya. Sepontanitas  Wali Kota Bekasi mengintruksikan kepada Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Kepala UPTD PUPR Kecamatan Bantargebang agar segera telusuri permasalahan tersebut dengan cepat, agar warga tidak lagi terkena dampak banjir lagi, terutama pengerjaan tersebut agar di awasi kembali pengerjaannya dan segera mungkin diselesaikan. Tegasnya,

Selanjutnya, wali Kota Bekasi menelusuri ke daerah penampungan sampah untuk melihat kondisi di area tersebut, di dalamnya Wali Kota membuat satu solusi untuk di buatkan Polder Air khusus warga area Ciketing Udik yang alami banjir, jika di lihat memang aliran air saat hujan akan lari ke daerah penampungan sampah tersebut, wali Kota Bekasi juga menginstruksikasn langsung di tempat kepada Lurah dan Camat agar segera dibuatkan surat untuk pengolahan lahan tersebeut serta di tetapkan penampungan Polder Air untuk kepentingan warga sekitar. Tandasnya (mono)

Waspada Narkoba, TNI Korem 084/BJ Jalani Tes Urine

Surabaya,Sinar Pos
Penrem – Sekitar 100 orang anggota TNI dan PNS Makorem 084/Bhaskara Jaya menjalani tes urine guna memastikan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, bertempat di Aula Makorem 084/BJ, Senen (20/11/17) pagi.
Sebelum kegiatan dimulai terlebih dahulu disampaikan penekanan oleh Danrem 084/BJ Kolonel Kav M. Zulkifli tentang kegiatan yang dilaksanakan ini. Danrem menyampaikan bahwa salah satu cara untuk mengetahui keterlibatan anggota dalam penggunaan Narkoba adalah dengan cara tes urine, sebagaimana diketahui bahwa banyak contoh anggota yang dipecat karena Narkoba, jangan menyusahkan diri sendiri, keluarga dan nama baik satuan, “tegas Danrem”. Selain itu NArkoba juga dapat merusak kepribadian seseorang, sehingga akan sangat merugikan bagi organisasi yang dijalani, terlebih sebagai anggota TNI.
Dilain sisi disampaikan oleh bapak Eddy Waluyo, SE Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sidoarjo sebagai Ketua pelaksanan tes urine di Korem 084/Bhaskara Jaya, bahwa tes urine ini dilaksanakan tidak hanya di kalangan TNI saja, akan tetapi disemua instansi Pemerintahan, dan ini dilaksanakan secara berkala. Seperti saat ini kami melaksakan di tiga tempat termasuk di Makorem ini, “jelas Edi”. Kami bersama 3 orang akan menjalankan tugas secara professional, apalagi bapak-bapak dan ibu selaku aparat pemerintah yang sudah seharusnya fokus terhadap tugas dan jangan sampai terpengaruh oleh obat-obatan terlarang.
Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urine, dimana para anggota ini secara bergiliran harus menyerahkan sempel urine kepada petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo, dengan pengawasan langsung dari Komandan Korem. Kegiatan ini diikuti oleh segenap Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 084/Bhaskara Jaya dan hasilnya semua negatif.(penrem 084/bj/dani)

Pawai Budaya Dalam Rangka Hari Jadi Desa Tamansari ke 48.

  Banyuwangi,Sinar Pos

Desa Tamansari kecamatan Licin,kabupaten Banyuwangi memperingati hari jadinya yang ke 48 dengan menyelenggarakan pawai budaya pada hari minggu,19/11/2017.Pawai budaya di ikuti 6 dusun dan sekolah dasar (SD) yang ada di wilayah desa Tamansari.

Masyarakat sangat antusias menyaksikan pawai budaya meskipun keadaan cuaca hujan dan start pemberangkatan dari reas area ijen dan finish di depan kantor pelatihan pegawai negri sipil (PPNS).

Ujarnya pak Rijal selaku kepala desa,Untuk anggaran hari jadi tahun ini di peroleh dari dana desa (DD) dan partisipasi pengusaha hotel dan resort yang ada di wilayah desa Tamansari dan tahun ini ada 2 pengusaha yang absen.

Anggaran tahun ini untuk hari jadi senilai 85 juta dari dana desa dan pajak dan juga dana partisan yang terkumpul  sebamyak 15 juta.

Dana sebanyak itu tidak mencukupi kalau melihat kegiatan dari awal sampai malam penutupan acara, Kata Rijal
semua panitia di pasrahkan ke masyarakat tanpa melibatkan staf desa maupun kasun (kepala dusun), Dan saya sangat senang dengan sikap ke gotong royongan warga yang begitu kompak dalam menyukseskan kegiatan hari jadi Tamansari, Kalau di hitunng-hitung nilai anggaran bisa 250-300jt mengingat kegiatannya selama 7 hari fuul mulai lomba catur sekabupaten Banyuwangi,Pagelaran seni budaya serta garak jalan.

Menurut salah satu warga sangat senang dan bangga desanya selalu memperingati harjata,ini hanya terjadi selama Rijal menjadi kepala desanya,katanya Mis warga setempat.

Sebelum-belumnya tidak pernah di peringati harjata ini, Dan saya sebagai warga sangat mendukung program kades sekarang serta tidak hanya pawai budaya aja dua hari sebelumnya warga sudah terhibur oleh kesenian budaya asli Banyuwangi yang di selenggarakan di reas area ijen berupa kesenian Jaranan dan Barong, ungkap Mis.

Untuk penutup di gelar pengajian akbar dalam rangka tasyakuran harjata yang ke 48,dengan Pendakwa KH.Samsul Mu’aref,(haris),

Pemkab Bekasi, Gelar Jalan Sehat dan Pengecekan Kesehatan Dalam Rangka HKN ke 53

Bekasi, Sinar Pos

Pemerintah Kabupaten Bekasi, Minggu pagi menggelar acara gerak jalan sehat dan pengecekan kesehatan. Pesertanya terdiri dari seluruh jajaran pegawai dinas kesehatan, yaitu UPTD Puskesmas se-kabupaten bekasi, Tenaga Rumah Sakit maupu jajaran kesehatan lainnya  yang ada di kabupaten bekasi. Acara ini di gelar dalam rangka memeperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN,red) ke 53. Dalam kata sambutannya Bupati Bekeasi, yang di bacakan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bekasi, di hadapan sekitar 1300 peserta, menyampaikan “ Bahwa Tema yang di usung pada Hari Kesehatan ke 53 Tahun 2017  kali ini adalah ” SEHAT KELUARGAKU SEHAT INDONESIAKU  “ tema tersebut sejalan dengan Program Indonesia sehat  melalui pendekatan keluarga, dimana keluarga merupakan bagian terpenting dalam mendorong masyarakat mandiri untuk hidup sehat “   Selain gerak jalan dan pengecekan kesehatan  ada juga kegiatan lainnya dalam rangkaian peringatan Hari ini, juga akan dilangsungkan acara launching GERMAS yaitu Gerakan Masyarakat Sehat, dimana tujuan dari gerakan tersebut yaitu menurunkan Beban Penyakit Menular maupun Penyakit tidak Menular”.

Sementara Kepala bidang pencegahan penyakit menular (PPM) Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dr Rudi kepada wartawan Sinar Pos mengungkapkan peluncuran gerakan masyarakat sehat tingkat kabupaten bekasi dengan komitmen mencap tangannya di komitmen tiga pokok yang pertama melakukan aktivitas fisik rutin tiap hari, check kesehatan secara rutin, makan sayuran dan buah.  Selain itu dengan melaksanakan pola gerakan masyarakat sehat, lanjutnya, maka di harapkan angka kematian yang di sebabkan penyakit menular, punya sakit jantung, stroke, ginjal, diabetes, hipertensi dimana nantinya akan  insya allah bisa di turunkan” jelas dr. Rudi

Lebih lanjut dengan harapan adanya pengecekan kesehatan bagi setiap orang nantinya akan ada dirinya pemahaman untuk bisa  mencegah sakit  tentunya dengan pola hidup sehat maka tidak menutup kemungkinan angka sakit bisa di turunkan,” Tambah dia

Kegiatan gerak jalan diakhiri dengan pembagian doorprize kepada seluruh peserta oleh para pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.(mono)

 

Senam Bersama FORMI Kabupaten Jombang

Jombang, Sinar Pos

Bertempat di lapangan Desa Pesantren tampak peserta semangat mengikuti kegiatan senam bersama FORMI Kabupaten Jombang.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua FORMI Kabupaten Jombang Ir. Tjaturina Yuliastuti, MM mengharapkan agar kegiatan FORMI ( Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia ) dapat di galakkan bersama hingga ke pelosok pelosok pedesaan sebagai sarana olah raga dan rekreasi masyarakat. Mengingat olahraga dan permainan tradisional memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

” Kegiatan olahraga tradisional di masyarakat hendaknya tetap kita pertahankan mengingat dewasa ini generasi kita banyak kesibukan di tambah pengaruh handpone, gadget dan sebagainya  sehingga waktu tersedia sedikit waktu untuk berekreasi dan berolahraga bersama keluarga,” urainya

Tidak kurang dari seribuan peserta memenuhi lapangan Desa Pesantren yang terdiri dari Dispora Kabupaten Jombang,  FORMI Jombang, Institusi Pendidikan, Muspika Kecamatan Tembelang, Danramil, Kapolsek dan aparatur desa se Kecamatan Tembelang. ( rid/dar )

Tumbuhkan Semangat Coworking Lewat Road to COWORKFEST 2017

SURABAYA, SINAR POS

Setelah menggelar Temu Coworking di Bandung, 19-21 Mei lalu, Perkumpulan Coworking Indonesia kembali mengajak masyarakat untuk lebih kenal lagi dengan dunia coworking space dengan menggelar Coworkfest 2017, 25 dan 26 November 2017. Coworkfest 2017 merupakan festival yang akan menghadirkan banyak kegiatan seperti panel diskusi, workshop, hiburan dan aktivitas seru lainnya.

Coworking Indonesia berharap melalui kegiatan Coworkfest 2017, budaya coworking di Indonesia terus berkembang dan mendukung tumbuhnya komunitas di dalamnya. Selama ini masih banyak masyarakat yang masih awam dengan keberadaan coworking space. Pada praktiknya, coworking space tak hanya sekadar tempat persinggahan untuk bekerja, namun ada tiga hal penting yang ingin ditekankan yakni kolaborasi (collaboration), konektivitas (connectivity) dan komunitas (community).

Coworking space memiliki peranan penting dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif Tanah Air di mata pemerintah dan korporasi, karena nilai yang sebenarnya ditawarkan adalah kesempatan untuk berkolaborasi dan melakukan inovasi yang bertujuan untuk mendorong pergerakan ekonomi Indonesia.  Dengan bergabungnya para penggiat coworking space dalam Coworking Indonesia, mereka menjadi memiliki wadah untuk menjalin kerja sama dan bergerak dengan kekuatan kolektif untuk memajukan gerakan coworking di Indonesia. Jika semangat ini ditularkan, maka sektor ekonomi kreatif Indonesia dapat terus tumbuh berkembang.

“Kewirausahaan dan bisnis kecil menengah adalah tulang punggung ekonomi suatu negara, dan coworking adalah elemen penting dalam pembangunan ekosistem kewirausahaan. Visi Perkumpulan Coworking Indonesia adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui gerakan coworking” ujar Faye Alund, Presiden Perkumpulan Coworking Indonesia.

Dalam kegiatan ini, Coworking Indonesia menggandeng Bank Bank Rakyat Indonesia (selanjutnya akan disebut BRI) yang turut fokus dalam mengembangkan ekonomi kreatif dan eskosistem digital di Tanah Air. Bersama BRI, Coworking Indonesia turut menggelar rangkaian kegiatan pre-event bertajuk BRIng It On yang akan digelar di 12 coworking space pilihan yang tersebar di berbagai kota mulai 11 hingga 22 November.

BRI akan memberikan bentuk dukungan nyata seperti akses permodalan untuk pengembangan dan juga membantu kendala-kendala dari bisnis kecil menengah salah satunya adalah ijin usaha mikro kecil. Ditambah lagi dengan adanya kartu IUMK (kartu keanggotaan) yang dapat digunakan sebagai kartu debit dan tabungan. Banyak kemudahan-kemudahan lainnya yang akan di berikan juga oleh BRI seperti link dan networking antar nasabah, maupun masyarakat dengan bank.

Ke-12 coworking space tersebut adalah Coworkinc (Jakarta), Code Margonda (Depok), Clapham (Medan), EV Hive (Tangerang), Kolaborato (Bogor), Kumpul (Denpasar), Ngalup (Malang), Impala Space (Semarang), C2O (Surabaya), RKB Yogyakarta (Yogyakarta), CO&CO (Bandung) dan Ke:Kini (Jakarta). Selama pre-event, setiap coworking space akan menghadirkan kegiatan diskusi dan pengenalan local hero di masing-masing kota.

“Sebagian besar masyarakat di Indonesia mengenal Coworking Space, hanya sebagai tempat kerja. Melalui Coworkfest, harapannya masyarakat bisa lebih paham, bahwa dalam Coworking Space  ada banyak kegiatan-kegiatan seru seperti workshop, sharing, talk show, sehingga kita bisa berkomunitas, berkolaborasi dan saling terhubung satu sama lain,” tutur Andi Saptari, inisiator Coworkfest 2017 sekaligus founder CO&CO Bandung.

Jumlah coworking space di Indonesia diprediksi akan terus tumbuh setiap tahunnya. Pertumbuhan coworking space terus menggeliat, dan hingga saat ini tercatat ada lebih dari 160 titik yang tersebar di 27 kota di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, Coworking Indonesia dan BRI akan terus bersinergi untuk terus mengenalkan budaya coworking space agar berkontribusi dalam pertumbuhan ekosistem ekonomi di Indonesia.

Untuk rangkaian acara Road to Coworkfest 2017 : BRIng IT ON! Surabaya ini, acara akan diadakan di C2O Library & Collabtive, salah satu coworking space di Surabaya—kota yang geliat coworking-nya kini semakin terasa. Diskusi akan melibatkan sejumlah pembicara yaitu Veronica Ajeng Larasati (penggerak Koperasi Ura-ura), Ebeneser Girsang (BRI Regional Executive, Vice President Surabaya), Ratu Fitri (Kelas & Pasar Sehat, Surabaya Sehat), Andriew Budiman (Visual Director C2O, general secretary PERIN+1S), Danton Prabawanto (Coworking Indonesia, Direktur Tangan Di Atas Nasional), dan Nadia Maya Ardiani (Communication Officer, C2O) sebagai moderator. (Nwi)

 

Apartemen The Sukolilo Residences di Surabaya Property & Interior Expo

SURABAYA, SINAR POS 

PT Diparanu Rucitra  –pengembang Apartemen The Sukolilo Residences,  makin serius memasarkan apartemen tower Arcadia  selama pameran Surabaya Property & Interior Expo
yang diselenggarakan di Grand City Convex , Surabaya mulai  tanggal 17 hingga 26 Nopember  2017.

Yandi Bagus Tedja ST, Direktur Utama PT Diparanu Rucitra (DR),  mengatakan, penjualan apartemen cukup bagus dan selama pameran ini memberikan promo menarik untuk meningkatkan penjualan.

Untuk Dp 5 juta-an X 24 bulan. Sisanya diangsur 60 bulan, total 84 bulan. Ini hanya khusus selama  pameran SP ini, ujarnya.

Mengenai 1ed target penjualan apartemen, Yandi mengatakan, pihaknya berusaha menjual minimal 10 unit.  Harga apartemen termurah seharga Rp  650 jutaan sampai  Rp 2,5 miliar per unit. Ini adalah pelepasan yang kedua.  Sebab, sebelumnya, 120 unit sudah terjual. Nah 1000 , sekarang ini akan melepas 60 unit tambahan untuk Tower Arcadia. Selain itu, juga menjual perumahan dua lantai dan hanya 10 unit saja. Untuk harganya berkisar Rp 3 miliar. Dan bank pendukung Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) maupun Kredit Kepemilikan Perumahan (KPR), menggandeng Bank BTN , Maybank, Panin Dubai Syariah dan sekarang kerjasama dengan OCBC NISP.tuturnya. (Nawi)

 

PLN DISTRIBUSI JAWA TIMUR TEMU PELANGGAN YANG KE 17 DAN BERLANGSUNG MERIAH

SURABAYA, SINAR POS

PLN  distribusi  Jawa timur, gelar Priority Customer Gathering, dengan tema “Bersama PLN mengembangkan Investasi di Jawa Timur”  di Hotel Bumi Surabaya, Jum’at Malam (17/11)

Ir. Dwi Kusnanto MM, General Manager  PLN  Distribusi Jatim menyatakan,  Dengan Dilaksanakannya Priority ini kita berharap adanya komunikasi  interaksi positip  bahwa kita menjalin hubungan baik tidak hanya hubungan formal, juga hubungan informal, itu yang paling penting. Kita bisa menyilangkan  batas  pembatasan cara berkomunikasi  itu yang diharapkan. Kedepan  hubungan PLN dengan Pelanggan diharapkan seperti hubungan suami istri. Itu konsep saya karena adanya hubungan saling memahami  kewajiban satu sama lain akan terjalin suatu komunikasi yang positip. Yang saling menguatkan. Kita melayani  pelanggan  sepenuhnya, pelanggan juga  akan menyadari bahwa betapa  hasil itu akan menyumbang sukses mereka. Ujarnya.

Hambatan hampir tidak ada, tapi keluhan pasti ada, kami mendengar apa yang dikeluhkan  pelanggan terkait dengan kualitas,  mungkin agak kecil, ini yang kita komunikasi dengan,  tentunya kami tidak sendirian, teman teman transmisi, dengan system, kita berusaha untuk  menghilangkan semua keluhan ini.

PLN rata rata di Jawa timur itu setiap bulan omzet 3,1 triliun, jadi  kita 10 bulan ya 30 triliun. Ada kontribusi PLN jawa timur terhadap kontribusi nasional. Tutur Dwi Kusnanto.

Sementara, Djoko Raharjo  Direktur Regional Jatim, Bali. Nusa tenggara mengatakan, Mulai tahun 2016, Industri pasang nyala dulu, dicicil, bukan hanya rumah tangga. Tahun 2019 harga tarip listrik akan turun, kita tarik kebawah.ujarnya.

Tiga perusahaan yang pemakaian daya paling besar, pertama, Ispatindo, kedua PT SASA dank e tiga PT SIER Pasuruan. (Nwi)